Teknik pukulan Voli

Oktober 5, 2007 at 4:13 pm 19 komentar

Pada tulisan kali ini, saya akan mengangkat topik mengenai bagaimana cara melakukan pukulan voli. Pukulan ini merupakan pukulan yang paling sulit untuk dikuasai khususnya bagi pemula karena untuk dapat menguasainya memerlukan konsentrasi ekstra dan reaksi yang cepat. Anda juga akan lebih agresif dan menutup sudut-sudut lapangan dengan memberikan tekanan kepada lawan. Untuk pemain rekreasional yang umumnya sering bermain ganda, maka pukulan inilah yang wajib dan kudu dikuasai.
Bagaimana caranya untuk dapat melakukan pukulan voli dengan baik? Mari kita simak uraian berikut:

Posisikan badan anda pada posisi bersiap dengan cara:
• Peganglah raket pada grip untuk pukulan voli yaitu kontinental.
• Rentangkan kaki anda hingga kira-kira sejajar bahu dan agak ditekuk sehingga anda    berada pada titik keseimbangan yang baik.
• Gerakanlah badan anda secara dinamis layaknya seorang penjaga gawang yang akan    menghadang bola. Lakukan gerakan menjinjit
• Posisikan siku anda di depan badan dan pegang raket ke atas setidaknya berada di atas    pergelangan anda.
• Tangan yang pasif (tidak memegang raket) berfungsi sebagai penyeimbang, biasakan    untuk menempatkannya pada posisi memegang leher raket.

1.jpg

Saat bola datang, posisikan kepala dan tangan anda menuju bola layaknya seorang penerjun yang akan loncat dari pesawat. Rasakan bahwa badan anda menjemput bola dan biasanya kaki mengikuti.

2.jpg

Cara memukul voli adalah dengan ayunan yang pendek. Bola yang datang dipukul saat berada di depan badan anda sehingga terjadi perpindahan berat badan ke depan. Anggaplah seperti pukulan jab pada tinju yang memakai ayunan tangan pendek namun menghasilkan momentum yang besar.

3.jpg

Gunakanlah pergelangan anda dalam memukul dan posisikan raket agak terbuka. Ayunan pendek dengan cepat dari atas ke bawah seperti gerakan membacok agar memberikan sedikit efek spin pada bola.

5.jpg

Bagi pemula yang baru belajar bermain tenis, untuk tahap awal gunakanlah pukulan voli yang sifatnya hanya memblok laju bola. Apabila telah mencapai tahap konsistensi, maka anda dapat memberikan sedikit ayunan agar bola lebih menekan.

forehand.gif

Gerakan voli yang baik adalah gerakan yang memukul dalam keadaan bergerak dan bukan statis. Artinya usahakan anda menjemput bola dengan bergerak ke depan atau diagonal.

Lakukan followthrough ke arah yang anda inginkan untuk bola dipukul lalu kembali ke posisi tengah untuk bersiap menghadapi pukulan berikutnya.

Selamat Mencoba :smile:

About these ads

Entry filed under: Tennis Tutorials, Voli dan Smash. Tags: , , .

Tenis Indonesia saat ini SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1428 H

19 Komentar Add your own

  • 1. ronald  |  Oktober 5, 2007 pukul 8:35 pm

    wah…. akhir akhir ini kak imam produktif sekali, tapi produktivitas nya menulis blog berbanding terbalik dengan produktivitasnya di kantor yah. huahauhuahau

    Balas
  • 2. prasso  |  Oktober 7, 2007 pukul 3:49 pm

    Produktivitas gw di kantor ga pernah menurun cong…justru hebatnya di situ kan hehehe…..

    Balas
  • 3. macanang  |  Oktober 8, 2007 pukul 8:49 am

    kadang bola kena bagian raket yang nggak pas di tengah, jadinya bola gak bisa mantul kuat, malah jatuh di area sendiri.. hick..

    Balas
  • 4. ronald  |  Oktober 8, 2007 pukul 11:07 am

    kalo boleh usul mas macanang, bola yang kena kurang pas pada sweet spot biasanya lebih dikarenakan posisi kita pada saat mengambil bola tersebut. entah bola terlalu dekat pada badan kita atau agak jauh dari jangkauan kita sehingga menyulitkan kita menempatkan bola pada bagian tengah raket. seperti dipaparkan tulisan di atas, gerakan menjinjit menjadi sesuatu yang vital karena kaki kitalah yang membawa posisi badan kita. lain halnya apabila kesulitan menempatkan bola pada sweet spot dikarenakan pukulan lawan yang keras. waktu yang anda habiskan di lapangan yang akan memperbaiki kinerja refleks voli anda.

    Balas
  • 5. rifki  |  Oktober 18, 2007 pukul 1:50 am

    posisi menjinjit ok 15 menit pertama.. abis gt kok suka berat yak ngangkat tumit? kayak ngelem ke lantai tuh tumit..

    Balas
  • 6. prasso  |  Oktober 18, 2007 pukul 12:30 pm

    u surely need some workout dude :smile:

    Balas
  • 7. seLvi_geThO  |  November 28, 2007 pukul 5:54 pm

    Yachhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh………………..
    RiBet BangEt Seh,………….Nyari TugaZ OlahRaga,
    ManX TuCh Guru anEh

    Balas
  • 8. adiie  |  Januari 11, 2008 pukul 4:08 pm

    Kalau abang saya ngajarin VOLLEY, seperti mau ‘nangkap telur’ yang dilempar dan harus ga pecah. harus ‘smooth’. kalau bisa sebelum oppenent mukul bola, kita udah tau mau kemana bola datang ke kita. emang susah sih, perhatiin gerakan lawan… tapi ga salah kan di coba. trus focus mata, harus selalu ke bola sampai bola itu memantul… kalau ga, volley nya jadi jelek…

    Balas
    • 9. susilo  |  Januari 21, 2014 pukul 4:07 pm

      Kenapa pada saat terima bola sering bergetar dan bola jatuh di lapangan sendiri ya

      Balas
  • 10. prasso  |  Januari 15, 2008 pukul 8:11 am

    @Adiie

    Kalau abang saya ngajarin VOLLEY, seperti mau ‘nangkap telur’ yang dilempar dan harus ga pecah.

    Filosofi yang sangat bagus. Memang jika ingin melakukan voli yang baik kita harus tenang dan selalu fokus dan jika bisa kita baca gerakan lawan mo ke arah mana mukulnya. Itu Idealnya memang :-)

    Balas
  • 11. Cov  |  Januari 20, 2008 pukul 5:55 pm

    Volley tuh bnernya pake ayunan/dorongan badan ga? Sudut yg paling pas ketika kontak dgn bola brp?
    Trus ttg masalah seperti jab tu dlm hal apa? (Hard to imagine) ^^

    Balas
  • 12. prasso  |  Januari 22, 2008 pukul 8:20 am

    @Wawan
    Idealnya memang kita memakai dorongan badan juga agar menambah kekuatan dalam pukulan yang hanya memiliki sedikit ayunan. Tapi seringkali kita menghadapi pukulan yang keras dan secara refleks kita hanya bisa memblok bola. Dorongan badan bisa kita aplikasikan terutama menghadapi bola-bola tanggung yang mengambang.
    Anda pasti tahu beda antara pukulan hook dengan jab. Saya ibaratkan hook itu seperti stroke dalam tenis, membutuhkan ayunan yang panjang dan memiliki power yang besar. Nah jab itu ayunannya sedikit, lurus dan cepat, saya analogikan seperti pukulan voli dalam tenis.

    Balas
  • 13. kir...  |  Februari 26, 2008 pukul 6:43 pm

    kok, tulisannya ‘teknik pukulan voli’ p yg di bahas malah tenis sih?

    Balas
  • 14. prasso  |  Februari 26, 2008 pukul 8:25 pm

    @Kirana
    Hehehe…..nyasar ya mbak??? Ini emang teknik pukulan voli dalam permainan tenis :-D

    Balas
  • 15. nDha SiianX dy  |  Juni 6, 2008 pukul 2:55 pm

    kug gtw ?

    saia jadi binund nii baca na .

    Balas
  • 16. fajar  |  Agustus 5, 2008 pukul 9:32 pm

    bagaimana posisi raket supaya pukulan voli agar tajam dan keras pada posisi forehand dan backhand ?

    Balas
  • 17. komang  |  Oktober 14, 2008 pukul 9:18 am

    saya senang bermain tenis sejak dibangku kuliah. skarang saya sudah bekerja tapi dilingkungan kerja ndak ada yang suka bermain tenis. bagaimana caranya mengajak teman2 kerja untuk mau bermain tenis ?

    Balas
  • 18. Tugas Tennis Lapangan « dovanachmad  |  Oktober 27, 2010 pukul 8:58 pm

    [...] 5. Teknik pukulan Voli [...]

    Balas
  • 19. Helmi  |  Agustus 18, 2011 pukul 1:13 pm

    Voli seringkali takut duluan pa lagi pukulan lawan keras banget,gmn caranya biar g takut

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Kalender

Oktober 2007
S S R K J S M
« Sep   Nov »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

Isi Buku Tamu “TF”

Arsip Tenis Freak

Tennis Freak Links

Tennis Quote

" I think about that sometimes - learning to play in a parking lot, stringing nets between cars. I learned to play by hitting against a brick wall, not a ball machine or other players. And my Father was my coach - teaching me from a twenty year-old book. When I hear people say that you can't make it in tennis if you don't have a lot of money, I know they're wrong. We didn't have much money. But I loved the sport and that was enough."

- Monica Seles -

Tennis Jokes

Q. What do you serve but never eat?
A. A Tennis ball.

Q. Why you should never fall in love with a tennis player?
A. To them ‘Love’ means nothing.

Q. Why are fish never good tennis players?
A. They don’t like getting close to the net.

Q. Why is tennis a noisy game?
A. Because each player raises a racket.

Poto-poto Flickr

Federer-Nadal 3

Federer-Nadal 1

Federer-Nadal 4

Federer-Nadal 2

Federer-Nadal 44

Federer-Nadal 13

More Photos

Yang ngakses “TF”

Informasi pengunjung TF

Kontak kami @

or


Subscribe to my feed RSS

KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia





Tennis Blogs - Blog Catalog Blog Directory

Subscribe with Bloglines

TF Blog Statistik

  • 610,760 aces

Kampanye “TF”


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: