Istilah Tenis

Ace – Servis yang dilakukan pemain dimana bola masuk dan tidak dapat dijangkau oleh pemain lawan.

Ad court – Bagian sisi kiri dari lapangan tenis terhadap masing-masing pemain.

Advantage – Poin ketika seseorang telah mendapatkannya setelah deuce dan butuh satu poin lagi untuk memenangkan sebuah game.

All-court – Tipe permainan yang menggabungkan seluruh tipe yang ada di tenis termasuk serve and volley, dan baseline.

Alley – Daerah pada lapangan tenis diantara garis single dan double.

alley2.jpg

Approach shot – Pukulan yang digunakan sebagai set up sebelum pemain maju ke depan net, umumnya menggunakan pukulan slice atau topspin yang lebih cepat dari pukulan dalam suatu reli.

ATPAssociation of Tennis Professionals, Asosiasi tenis putra profesional.

ATP Champions Race – Sistem perhitungan peringkat pemain ATP berdasarkan poin yang dikumpulkan mulai pada awal tahun hingga akhir tahun. 8 pemain teratas pada akhir tahun akan bertarung pada ATP Tennis Masters Cup.

Australian formation – Formasi yang digunakan di permainan ganda dimana pemain yang berada di depan net berdiri di tengah net untuk menghadang bola return yang datang menyilang (cross court).

B

Backhand – Jenis pukulan tenis dimana punggung tangan yang memegang raket dihadapkan ke depan dan pemain memukul bola menggunakan  bagian belakang dari raket.

Backspin – (dikenal juga sebagai slice atau underspin), pukulan yang memberikan efek putaran ke belakang setelah bola dipukul.

Backswing – Bagian dalam fase pukulan tenis dimana raket diayunkan ke belakang dalam rangka persiapan untuk memukul bola dengan ayunan ke depan.

Bagel – kemenangan atau kekalahan set dengan skor 6-0.

Ball Person – Seseorang (laki-laki atau perempuan) yang bertugas untuk memungut bola pada pertandingan tenis.

Baseline – daerah di luar garis akhir dari zona permainan di dalam lapangan tenis.

baseline.jpg

Baseliner – Tipe permainan yang sering bermain di daerah baseline dan sangat mengandalkan kualitas pukulan groundstroke-nya.

Big serve – Servis yang kencang dan bertenaga, umumnya memberikan keuntungan bagi pemain yang melakukannya.

Block – Sebuah pukulan bertahan yang menggunakan sedikit ayunan, umumnya ketika melakukan pengembalian servis (return).

Breadstick – Kemenangan atau kekalahan pada set dengan skor 6-1

Break – Memenangkan game dalam posisi menerima servis, maka disebut serve break.

Break back – Memenangkan game dalam posisi menerima servis setelah sebelumnya kehilangan game dalam posisi memegang servis.

Break point – Satu poin tertinggal untuk dapat melakukan break (atau pada posisi skor 30-40); double break point/ two break points pada skor of 15-40; triple break point pada skor 0-40

Buggy Whip – Pukulan forehand yang memiliki ayunan dari bawah ke atas dan tidak melakukan followthrough seperti yang normal (ayunan melintasi badan) melainkan berakhir di sisi badan yang sama.

buggy-whip.jpg

Bye – Fase dalam turnamen dimana pemain otomatis melaju ke babak berikutnya tanpa melawan pemain lain.

C

Call – Penilaian dari hakim garis yang mengatakan bahwa bola keluar daerah permainan.

Cannonball – Ungkapan lama yang menjelaskan sebuah pukulan servis yang flat dan keras.

Can Opener – Pukulan servis dari pemain yang mendarat di pertemuan antara garis batas permainan single dengan garis servis.

Carve – Jenis pukulan yang menggabungkan pukulan sidespin dan underspin.

Challenge – Peraturan baru dimana pemain dapat mengajukan peninjauan ulang terhadap bola yang dianggap keluar kepada wasit dengan menggunakan teknologi Hawk-Eye.

Challenger – Turnamen yang memiliki level di bawah turnamen ATP. Pemain yang berkompetisi disini akan mendapatkan poin untuk dapat bermain di turnamen kelas ATP.

Chip – memblok pukulan dengan underspin.

Chip and charge – Sebuah strategi yang menggunakan pukulan underspin dalam mengembalikan servis lawan kemudian diikuti oleh pergerakan ke depan net.

Chop – Pukulan dengan underspin yang ekstrim.

Clean the Line/Clip the Line – Pukulan dimana sebagian bagian dari bola jatuh di garis permainan.

Closed stance – Cara memukul bola dengan posisi badan yang paralel dengan garis baseline.

Code Violation – Peraturan di ATP dimana pemain melakukan pelanggaran dengan cara mengeluarkan suara-suara negatif/makian atau memukul bola dengan keras tidak dalam permainan. Pelanggaran pertama akan diberikan peringatan, kedua akan diberikan penalti pengurangan poin, ketiga diberikan pengurangan game dan keempat pertandingan di hentikan untuk kemenangan lawan.

Counterpuncher – Tipe permainan baseliner yang cenderung defensif.

Court – Lapangan yang memiliki ukuran tertentu untuk memainkan permainan tenis.

Crosscourt – Memukul bola menyilang ke arah area permainan lawan.

Cross-over – Pemain yang menyebrangi net ke daerah lawan. Dapat dilakukan dengan maksud baik atau bermusuhan. Seringkali dalam permainan tenis di lapangan tanah liat pemain melintasi net untuk melihat jejak jatuhnya bola bila ia merasa dirugikan oleh keputusan wasit.

Cyclops – Sebuah alat yang dipasang untuk mendeteksi apakah bola servis yang dipukulkan masuk atau keluar. Alat ini segera berbunyi apabila bola jatuh di luar garis servis.

D

Dead net (dead net cord) – Situasi dimana seorang pemain mendapatkan keuntungan dari pukulannya yang menyentuh ujung net kemudian bergulir ke daerah lawan.

Deep – Pukulan dimana bola jatuh di dekat garis baseline.

Deuce – Situasi pada poin 40-40 dan pemain harus merebut dua poin berturut-turut untuk memenangkan sebuah game.

Deuce court – Sisi kanan lapangan tenis menurut masing-masing pemain.

Dink – Pukulan yang lamban dan tidak bertenaga.

Dirtballer – Pemain spesialis tanah liat.

Double Bagel – 2 set menang dengan skor 6-0, 6-0: lihat Bagel

Double Fault – Dua kali melakukan kesalahan pada saat melakukan sevis.

Doubles – Permainan tenis yang dimainkan oleh 4 orang, masing-masing 2 orang tiap sisi lapangan.

Down the line – Memukul bola lurus ke arah daerah permainan lawan.

Drop shot – Pukulan yang dipukul dengan pelan dan jatuh di dekat net untuk memancing pemain berlari ke depan.

Drop volley – Pukulan drop shot yang dihasilkan dari voli.

F

Fault – Kesalahan pada pukulan servis dimana bola jatuh di luar daerah servis yang dituju.

 First Service – Pukulan servis pertama dari dua kesempatan pukulan yang diberikan kepada pemain untuk memulai permainan.

 Flat – e.g. Pukulan yang tidak atau sedikit sekali memiliki efek spin pada bola.

Follow through – Ayunan lanjutan dari fase pukulan tenis setelah bola dipukul.

Foot fault – Situasi dimana pemain pada saat melakukan servis melakukan pelanggaran dengan cara kakinya menginjak atau masuk ke daerah permainan sebelum bola servis dipukul.

Forced error – Situasi dimana lawan melancarkan pukulan yang susah dijangkau sehingga bola bergulir keluar.

Forehand – Pukulan tenis sebuah pukulan di mana telapak tangan yang memegang raket dihadapkan ke depan dan pemain memukul bola dengan ayunan yang datang dari belakang badan pemain serta bagian depan raket menghadap bola.

G

Game point – Situasi dimana pemain yang sedang memimpin perolehan angka hanya membutuhkan satu poin lagi untuk memenangkan gane.

Golden Set – Memenangkan set tanpa kehilangan poin

Golden Slam – Memenangi seluruh Grand Slam dan menjadi merebut emas pada Olimpiade.

Grand Slam – Turnamen tenis yang paling bergengsi di seluruh dunia: Australian Open, French Open, Wimbledon dan French Open.

Groundies – lihat Groundstroke

Groundstroke – Pukulan backhand atau forehand yang dilakukan setelah bola memantul.

H

Hacker – Istilah untuk pemain pemula atau menengah.

Hail Mary – Pukulan lob yang sangat tinggi terutama untuk bertahan.

Half volley – Pukulan volley yang dilakukan tepat setelah bola memantul.

Head – (racket) Bagian dari raket yang terdapat senar.

Hold – Memenangi game pada posisi servis.

I

I-formation – (in doubles) Formasi pada permainan ganda diman kedua pemain berdiri pada sisi yang sama sebelum memulai permainan/melakukan servis.

Inside-out – Berlari ke arah sisi yang berlawanan dan memukul bola menyilang.

Inside-in – Berlari ke arah sisi yang berlawanan dan memukul bola lurus.

Insurance Break – mendapatkan keuntungan/poin dari dua kali servis break.

ITFthe International Tennis Federation, Asosiasi yang mengatur pertenisan dunia.J

Jamming – Pukulan servis atau pengembalian yang mengarah ke badan lawan.

K

Kick serve – Tipe pukulan servis yang menghasilkan spin dan membuat efek pantul bola yang lebih tinggi dari biasanya.

L

Lawn tennis – lawn sendiri artinya lapangan rumput, Asal mula permainan tenis yang dimainkan di lapangan rumput.

Let (let service) – Situasi dimana pukulan servis masuk namun menyentuh net sehingga pemain harus mengulang servisnya kembali.

Let – Istilah yang digunakan apabila terdapat situasi dimana bola dari lapangan lain masuk ke dalam lapangan kita pada saat permainan berlangsung sehingga poin saat itu harus diulangi. Dapat pula terjadi apabila bola dari jatuh dari kantung pemain dan masuk ke lapangan.

Line judge – Seseorang yang ditugaskan untuk mengamati jatuhnya bola pada permaian tenis. Orang ini dapat memberikan penilaian apakah bola jatuh di dalam atau di luar permainan namun keputusannya tetap berada di bawah seorang wasit.

Lob – Pukulan dimana bola melambung jauh di atas net.

Love – skor 0 (nol). Dipercaya berasal dari bahasa Perancis “l’ouef” yang artinya harfiahnya telur atau nihil.

Love game – Game yang dimenangkan dengan telak tanpa membuat lawan mencetak skor.

Lucky Loser – Pemain kualifikasi yang beruntung masuk ke dalam babak utama karena pemain yang seharusnya masuk mengundurkan diri.

M

Mac-Cam – Kamera berkecepatan tinggi yang dipakai untuk merekam jatuhnya bola dan dapat diputar ulang untuk melihat masuk atau keluarnya bola terutama di ujung garis baseline dalam permainan tenis.

Match point – Situasi dimana pemain membutuhkan satu poin untuk memenangkan sebuah permainan tenis. Apabila pemain tersebut dalam posisi servis untuk memenangkan pertandingan, maka istilahnya “Serving for the match” dan bila dalam posisi pertandingan final untuk memenangkan turnamen maka istilahnya “Serving for Championship

Mini-break – memenangkan poin pada posisi menerima servis saat tie break.

Mis-hit – Situasi saat raket tidak mengenai daerah sweet spot pada raket tenis.

Mixed Doubles – Permainan tenis ganda campuran (laki-laki, perempuan vs laki-laki, perempuan).

Moonball – pukulan setengah melambung yang dilakukan dengan topspin.N

Net– Jaring-jaring yang dipasang melintang di tengah lapangan tenis dan dikaitkan pada tiang di sisi lapangan.

Net point – Poin yang dimenangkan dengan cara maju ke depan net.

New balls – Satu set bola baru untuk menggantikan bola lama yang telah aus dalam sebuah permaian tenis; pemain yang memegang servis dengan bola baru diharapkan menunjukan bola tersebut atau memberi tanda kepada pemain lain.

No-Man’s Land – Daerah pada lapangan tenis yang terletak di antara garis servis dan baseline.

no-mans-land.jpg

O

Open stance – Memukul bola dengan posisi badan paralel terhadap garis baseline dan menghadap lawan.

Out – Semua bola yang jatuh di luar daerah permainan.

Overhead – (atau: ‘smash’) Situasi dimana pemain memukul bola di atas kepalanya; bila pukulannya keras maka disebut “smash“.

Overrule – Keputusan wasit untuk menganulir penilaian dari hakim garis.P

Passing shot – Pukulan yang dapat menembus pemain lawan pada saat dia berada di depan net, tetapi bukan melewati dengan cara lob.

Poaching – Gerakan memotong bola lawan yang menuju ke arah partner kita dalam permainan ganda.

Point – Periode saat permainan dimulai dengan servis yang masuk hingga akhir bola keluar.

Pusher – Pemain yang tidak berinisiatif untuk melakukan winner dan hanya mengembalikan bola saja.

Putaway – Pukulan untuk mengakhiri suatu poin dari situasi yang menguntungkan.Q

Qualies – Babak kualifikasi dimana pemain bertanding untuk memperebutkan tempat ke babak utama.

R

Racquet – (lihat Racket) Tongkat pemukul bola dengan gagang yang panjang dan memiliki rangka kepala yang bundar/melengkung serta dilengkapi oleh senar ditengahnya.

Rally – (Following the service of a tennis ball) – Situasi pada saat permainan berlangsung dan masing-masing pemain bertukar pukulan yang diakhiri oleh keluarnya bola dari daerah permainan karena kesalahan seorang pemain atau masuknya bola pada daerah permainan lawan tanpa bisa dijangkau oleh pemain tersebut.

Receiver – Pemain yang menerima pukulan servis.

Referee – Seseorang yang bertanggung jawab untuk menjadi wasit dalam pertandingan.

Retriever – Pemain baseliner dengan gaya permainan bertahan.

Round of 16 – Babak perdelapan final sebelum memasuki perempat final dimana tersisa 16 pemain yang berkompetisi.

Round Robin – Sistem turnamen dimana pemain tereliminasi setelah dua kali menelan kekalahan.

S
Second Service – Kesempatan kedua dan terakhir bagi pemain untuk melakukan servis.

Serve – (atau ‘service‘) Pukulan untuk memulai permainan.

Service game – Sebuah game dimana pemain memegang servis.

Serve and volley – Tipe permainan yang mengandalkan servis keras yang diikuti oleh pergerakan ke depan net untuk melakukan voli.

Set point – Situasi dimana pemain hanya membutuhkan satu poin untuk memenangkan suatu set.

Shank – Kesalahan dalam memukul bola dimana bola mengenai rangka dan bukan senar dari raket sehingga bola keluar daerah permainan.

Singles – Permainan tenis yang dimainkan oleh dua orang pemain yang saling berhadapan.

Sitter – Pukulan lemah yang jatuh agak tinggi dan baik untuk pemain melakukan “put away” atau mengakhiri poin.

Slice – (reli) memukul bola dengan underspin; (servis) servis dengan pukulan sidespin.

Smash – Variasi dari pukulan overhead dimana pemain memukul bola di atas kepalanya dengan keras dan sulit untuk diterima lawan.

Spank – Pukulan flat yang keras dan bertenaga.

Spin – Rotasi bola akibat efek dari pukulan pada saat bola melambung di udara.

Split step – Teknik footwork yang melakukan langkah-langkah kecil tepat sebelum akan memukul bola.

Spot Serving/Server – Pukulan servis dengan teknik memukul bola ke sudut, baik itu di tengah garis servis maupun di persimpangan antara garis servis dengan sisi garis permainan single.

Squash Shot – Pukulan slice dengan menggunakan forehand; umumnya digunakan pada posisi bertahan.

Stick the Volley – Hasil pukulan voli yang tajam dan mematikan.

Straight sets – Memenangkan pertandingan tanpa kehilangan satu set pun.

Strings – Material yang dikaitkan pada kepala raket untuk memukul bola.

Stroke – memukul bola.

Sweetspot – Bagian tengah dari kepala raket yang disenar yang merupakan tempat ideal untuk memukul bola.

T

Tanking – Kesengajaan untuk mengalah dalam suatu permainan tenis karena mental yang buruk atau alasan lain.

Tennis Ball – Alat untuk bermain tenis yang terbuat dari bahan karet berisi udara dan dilapisi oleh serat bulu sintetis.

T – Garis perpotongan antara garis tengah dengan garis servis dan membentuk hurf T.

Tennis Bubble – Fasilitas lapangan tenis dalam ruangan yang berbentuk kubah.

Tennis Elbow – Cedera yang umumnya dialami oleh pemain pemula karena teknik yang kurang sempurna atau memakai raket yang menyalurkan getaran pukulan ke tangan.

Tiebreak (also: tiebreaker) – Game dengan perhitungan khusus pada posisi skor 6-6 untuk menentukan pemenang dari set tersebut. Pemain yang lebih dulu mendapatkan poin 7 dengan marjin 2 angka yang akan menjadi pemenangnya.

Topspin – Pukulan yang menghasilkan putaran bola ke depan dengan laju bola bersifat parabolik

Touch – Terjadi apabila bagian badan dari pemain menyentuh net pada saat bola masih dimainkan.

Tramline – Garis di sisi lapangan yang membatasi daerah permainan single atau ganda.

Tweener – Pukulan trik yang dilakukan dengan cara memukul bola diantara kaki atau selangkangan. Biasanya dilakukan oleh pemain yang menerima lob pada saat maju ke depan. Pukulan ini pertama kali dipopulerkan oleh Yannick Noah.

Twist Serve – Pukulan servis yang menggabungkan antara pukulan slice dengan topspin sehingga menghasilkan bola yang bersifat parabolik dan memantul tinggi di daerah lawan.

U

Underspin – Putaran bola ke arah belakang dan mengakibatkan bola mengambang serta memantul rendah di permukaan lapangan.

Umpire – (during play) – Seseorang yang ditugaskan memimpin pertandingan sebagai wasit utama dan umumnya duduk di kursi yang tinggi di sebelah net.

Underarm service – Pukulan servis yang dilakukan dari posisi bawah bahu. Pada level profesional servis jenis ini dianggap sebagai penghinaan sebagaimana yang dilakukan oleh Martina Hingis dalam beberapa kesempatan.

Unforced error – Kesalahan yang dilakukan atas dasar kesalahan pemain sendiri dan bukan karena tekanan dari pemain lawan.

V

Vibrazorb – Alat kecil yang ditempatkan diantara senar dan berguna untuk mengurangi getaran pada saat raket memukul bola.

Volley – Forehand atau backhand yang dilakukan tanpa menunggu bola memantul terlebih dahulu.

W

Walkover (WO) –  Walkover atau biasa disebut WO adalah kemenangan tanpa perlawanan. WO dapat dinyatakan sebagai bye dan umumnya terjadi ketika pemain lawan tidak datang ke pertandingan ataumengalami cedera.

Whiper Wip – Followthrough atau ayunan lanjutan yang umumnya digunakan oleh pemain modern saat ini. Pola ayunannya mirip dengan gerakan whiper mobil berbentuk kipas.

whiper.jpg

Wild card – Sebuah situasi khusus dimana pemain mendapatkan jatah untuk bermain pada suatu turnamen walaupun peringkatnya tidak mencukupi untuk dapat bermain dalam turnamen tersebut.

Winner – Pukulan yang tidak dapat dijangkau oleh lawan dan mendapatkan poin; pukulan servis yang dapat dijangkau namun tidak dapat dikembalikan oleh lawan dan menghasilkan poin.

WTA – Women’s Tennis Association, Asosiasi tenis wanita profesional.

53 Komentar Add your own

  • 1. io_roddick  |  November 16, 2007 pukul 12:59 pm

    keren bos berguna banget nih…..

    Balas
  • 2. arbo  |  Januari 7, 2008 pukul 4:01 pm

    He3…..ternyata tiebreak? Kirain tea break pantesan ga ada tehnya. Maklum masih pemula.

    Balas
  • 3. prasso  |  Januari 8, 2008 pukul 8:41 am

    @arbo
    tie break juga ga ada talinya kok…hehehe…

    Balas
  • 4. Baja  |  April 16, 2008 pukul 8:01 am

    Kalau “one in” itu artinya apa ya?

    Balas
  • 5. M.Al'Amin  |  April 18, 2008 pukul 11:34 am

    bagus om,trims

    Balas
  • 6. elok  |  April 26, 2008 pukul 6:41 pm

    gw mo mc bwat final turnamen tenis ” women circuit tournament”, istilahnya berguna bgt bwat perbendaharaan kata gw, soalnya asli gw buta bgt soal tennis, thx bro…

    Balas
  • 7. Totok  |  Mei 2, 2008 pukul 1:51 pm

    trims

    Balas
  • 8. ayik  |  Juli 11, 2008 pukul 9:40 pm

    bro, aku copas yah, maniak tennis nih, rehat coz pergelangan patah

    Balas
  • 9. iksan  |  Juli 18, 2008 pukul 10:18 pm

    sangat membantu sekali, kereeen abizzzz

    Balas
  • 10. iksan  |  Juli 18, 2008 pukul 10:20 pm

    pokooknya harus bisaaa

    Balas
  • 11. mahel  |  Oktober 5, 2008 pukul 6:58 am

    hmm yang buat underarm serve… gw setuju itu seringnya dianggap insult,,, tp sedikit koreksi aja kalo yang pertama kali menggunakannya Michael Chang pas dia juara Prancis Terbuka tahun 89:) baru diulang sama Martina Hingis 10 tahun kemudian (bedanya, Chang juara, Hingis runner-up)

    Balas
  • 12. Rudi Bahar  |  Oktober 18, 2008 pukul 5:43 pm

    mau tanya..untuk pakar tennis nich yaitu pada saat kapan wasit memberikan / memutuskan time break.
    dan buatlah 1 sistem pertandingan dengan jumlah 7 pemain.
    itu aja terima kasih

    Balas
  • 13. rudy pou  |  November 27, 2008 pukul 7:15 am

    wah bisa bikin kamus khusus tennis nih..tapi istilah “down the line” mungkin lebih tepat bola yang jatuh menyentuh garis di call “IN”

    Balas
  • 14. Muhammad Fahmi  |  Desember 19, 2008 pukul 7:46 am

    Sangat Bagus Sekali Situsnya

    Balas
  • 15. Muhammad Arsyad Habe  |  Desember 31, 2008 pukul 10:15 am

    Bagus klo ada khusus nama-nama “pukulan” dilengkapi dengan gambar/foto

    Balas
  • 16. NeoBahaMuTZERO  |  Januari 7, 2009 pukul 4:30 pm

    Hahaha bagus gw jadi tahu istilah2 tenes

    Balas
  • 17. ellonGz  |  Maret 15, 2009 pukul 7:19 pm

    aDuuuH
    cMua iZTiLaH TeNNiS DiLnGKaPi aMa PoToNa DunK
    oCRe. . .

    Balas
  • 18. jap verry  |  April 29, 2009 pukul 10:53 pm

    topsssssss abis istilah2nya.
    tapi bakalan lebih TOBBBBBSSSS Buanget kalo masing2 istilah ada gambarnya….

    bravo!

    Balas
  • 19. bambang triono  |  Mei 6, 2009 pukul 12:53 pm

    Sebagai pengetahuan petennis pemula sangat dibutuhkan sekali. Trims

    Balas
  • 20. ai  |  Mei 21, 2009 pukul 12:48 pm

    sangat berguna…
    kalo bisa sih tiap pukulan dilengkapi foto.. ^^

    Balas
  • 21. nursyidah  |  Juni 2, 2009 pukul 12:23 pm

    Sangat berguna, tapi akan lebih baik dari PB. PELTI mensosialisasikan ke Pengda Prov. dan Pengcab Kabupaten/Kota.agar insan tennis didaerah tidak ketinggalan dengan istilah-istilah yang baru.

    Balas
  • 22. dewi alfiah darley  |  Juni 12, 2009 pukul 9:15 pm

    hi ketemu lagi dengan saya,dewi di jatim.saya sangat senang akan

    adanya istilah – istilah tentang tennis dan sekaligus arti-artinya.

    dan saya sangat mendukung berita ini karena sangat berguna

    dan bermanfaat bagi semua yang suka dengan olah raga tennis.

    apalagi yang masih pas- pasan atau yang masih pemula tahu t

    tentang tennis.saya akan mendukung terus akan ide-ide ini.

    Balas
  • 23. antonius  |  Juni 21, 2009 pukul 3:10 pm

    pengin tenis nie

    Balas
  • 24. antonius  |  Juni 21, 2009 pukul 3:11 pm

    ak suka situs ini
    jd ak +tau tentang tenis

    Balas
  • 25. ippey  |  Juli 20, 2009 pukul 8:31 am

    makasih banget..kebetulan lagi nerjemahin komik tentang tenis..bingung sm istilah-istilah’a..tapi maksud’a meng-keep servis itu apa ya?? ^^’..tetep ga ngerti..
    arigatou

    Balas
  • 26. suryadi  |  September 9, 2009 pukul 4:16 pm

    baguus buanget, klo ada gambar semua istilah pukulan, dan loe loe klo pengin buat /rehab lapangan gw ahlinya tulungagung nich

    Balas
  • 27. Rofid Afian Noor  |  Oktober 18, 2009 pukul 8:07 am

    Sbg pemain gak cuma teknik & pisik yg hrs dikuasai, peraturan/ istilah tenis juga wajib diketahui…

    Balas
  • 28. asmun  |  November 20, 2009 pukul 8:37 am

    suatu informasi yang sangat berharga buat saya dan teman-teman pecinta tenis

    Balas
  • 29. fahmi  |  Februari 5, 2010 pukul 8:14 pm

    hello…nk tanya ni..
    apakah prinsip dan etika seorang pengurus,pengadil serta jurulatih bagi sukan tenis?????

    Balas
  • 30. Nasirudin, S. Pd  |  Mei 7, 2010 pukul 10:48 am

    trims info nya

    Balas
  • 31. rachel  |  Juli 18, 2010 pukul 8:49 am

    brguna bgt…
    skalian numpang nanya kl winning tu apa artinya? thx b4…

    Balas
  • 32. devi  |  Februari 23, 2011 pukul 4:08 pm

    kalo forgiveness pada raket tenis artinya apa ya?

    Balas
  • 33. syamsul arif  |  Maret 5, 2011 pukul 2:29 pm

    mas kok banyak sekali istilah” tennis

    Balas
  • 34. Maria Nugraheni  |  Juni 10, 2011 pukul 10:14 pm

    saya lagi belajar tentang tennis nih… thanks yah buat infonya.. (:

    Balas
  • 35. penggemar teniss  |  Agustus 19, 2011 pukul 9:12 pm

    bermannfaat trim banget y boss\
    \

    Balas
  • 36. dafi  |  Agustus 23, 2011 pukul 1:25 pm

    kalau court sensus apa tugasnya?

    Balas
  • 37. Istilah Tenis « Wong168's Blog  |  Februari 23, 2012 pukul 6:09 am

    [...] Sumber: http://prasso.wordpress.com/tennis-glossary/ Share this:ShareFacebookLike this:SukaBe the first to like this post. [...]

    Balas
  • 38. vera  |  Maret 15, 2012 pukul 3:37 pm

    mksh ya info nya..
    tugas ku jd cpet bres

    mkasih skali lg

    Balas
  • 39. vera  |  Maret 15, 2012 pukul 3:38 pm

    mksh info nya..
    tugas jd cpet bres nie

    Balas
  • 40. mega safira az zahra  |  Mei 23, 2012 pukul 4:16 pm

    mksh info nya.. :D

    Balas
  • 41. Totong Koesoemah  |  Juni 12, 2012 pukul 9:40 am

    Mas tolong diberitahu gimna caranya mendapat point untuk menentukan peringkat dalam tennis.Misalnya Djokovic dari peringkat bawah tau2 dah jadi peringkat pertama nah cara memperoleh poinnya itu gimana?

    Balas
  • 42. zulrafli_rhafly_aditya  |  Agustus 6, 2012 pukul 3:34 pm

    thanks atas infonya.. sangat berguna

    Balas
  • 43. Anonymous  |  Desember 5, 2012 pukul 5:37 pm

    wah, berguna sekali.. terima kasih atas infonya gan..

    Balas
    • 44. windayu  |  Januari 28, 2013 pukul 7:04 pm

      gak usah teriama kasih

      Balas
  • 45. windayu  |  Januari 28, 2013 pukul 7:03 pm

    terima kasih…….telah membantu kami!!!!!!!!!

    Balas
  • 46. suci icus  |  Februari 25, 2013 pukul 8:02 pm

    istilah lain babak dalam tenis apa namanya??

    Balas
  • 47. Arjun  |  Maret 21, 2014 pukul 8:16 pm

    sebutkan perolehan angka (nilai) permainan tenis (Lanjutan) dalam tiap-tiap game (angka 1,2,dan 3)!

    Balas
  • […] Istilah Tenis […]

    Balas
  • 49. Izzat Skeepeng  |  Mei 10, 2014 pukul 12:52 pm

    saya suka baca tentang pemainan tenis dan saya suka bermain nya………………

    Balas
  • 50. Far Cry 4 Free Download For Pc Full Version  |  September 16, 2014 pukul 5:44 am

    Far Cry 4 Free Download For Pc Full Version

    Istilah Tenis | Tennis Freak

    Balas
  • 51. Far Cry 4 Download  |  September 16, 2014 pukul 2:16 pm

    Far Cry 4 Download

    Istilah Tenis | Tennis Freak

    Balas
  • 52. laila fitri azizah  |  September 21, 2014 pukul 3:40 pm

    makasih ya.. :)

    Balas
  • 53. Herman Baso (@herbasindo)  |  Oktober 21, 2014 pukul 8:32 am

    ini ada cara baru berlatih tenis dengan mudah yaitu menggunakan bola bertali
    bola dipukul, mantul di lantai atau jalan raya terus bola balik ke kita lagi
    bagi yang minat silahkan mas

    Balas

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: