Anatomi Pukulan Tenis (1)

Agustus 10, 2007 at 6:05 pm 1 komentar

Melanjutkan tulisan saya mengenai teknik dasar bermain tenis, kali ini saya akan mencoba untuk membeberkan mengenai anatomi dari sebuah pukulan dalam tenis. Saya merangkumnya dari modul USPTA (Untited States Professional Tenis Development) Player Development Program. Saya harap anda (dan juga saya pastinya ) dapat mengambil manfaat dari tulisan ini karena merupakan landasan yang cukup penting dalam bermain tenis.Terjadinya suatu pukulan dalam permainan tenis, baik itu forehand maupun backhand, adalah melalui suatu rangkaian pergerakan. Dalam hal ini terdapat beberapa fase dalam melakukan pukulan tenis, yaitu:

1. Fase Persiapan, terdiri dari: a) Periode awal; b) Reaksi; c) Pergerakan Badan

2. Fase Pukulan, terdiri dari: a) Pergerakan kaki (footwork); b) Seleksi pukulan; c) Seleksi zona pukulan; d) Ayunan ke belakang; e) Ayunan ke depan; dan f) Titik kontak dengan bola.

3. Fase Pemulihan, terdiri dari: a) Follow Through, b) Pemulihan.

Diagram Anatomi Pukulan Tenis diilustrasikan pada gambar berikut:

anatomy2.jpg

Bidang elipsoid yang berwarna kuning menjelaskan bahwa footwork berlangsung pada seluruh fase dalam melakukan pukulan tenis. Apabila anda memperhatikan pemain tenis profesional dalam suatu pertandingan, bahkan pada saat pemain tersebut bersiap untuk menerima service atau melakukan pukulan, jarang seorang pemain hanya berdiam diri saja. Seorang pemain selalu menggerakan kakinya karena akan lebih mudah bagi pemain untuk bereaksi dengan cepat apabila dimulai dari pergerakan seperti berjinjit. Artinya, footwork ini sangat penting bagi anda untuk melatihnya terutama untuk cepat bereaksi dalam menghadapi setiap pukulan yang datang.

Berikut akan kita coba tela’ah satu per satu dari tiap fase dalam pukulan tenis.

Fase Persiapan

1. Periode awal

Fase persiapan dimulai oleh periode awal (foreperiod) yaitu waktu 25 detik, menurut peraturan, yang diperbolehkan bagi pemain untuk melakukan persiapan sebelum poin dimulai. Waktu ini bisa berlangsung lebih cepat apabila terjadi pada saat permainan telah berlangsung. Pada tahap ini seorang pemain diharapkan untuk bersiap diri dalam menghadapi pukulan, melakukan relaksasi, planning (apabila terjadi dalam suatu permainan), beberapa pemain melakukan ritual seperti memutar-mutarkan raket atau pada saat akan melakukan service memantul-mantulkan bola, kemudian melakukan visualisasi dan antisipasi untuk memperkirakan arah bola yang akan datang serta dilanjutkan dengan posisi bersiap. Umumnya seorang pemain pada posisi bersiap telah berpegang pada raket dengan grip tertentu. Pemain akan mengganti gripnya dengan grip yang sesuai dalam waktu sangat singkat apabila bola telah datang.

2. Reaksi

Reaksi adalah waktu antara sinyal atau isyarat yang datang (stimulus) ke otak hingga awal organ kita bereaksi. Dalam hal ini adalah waktu dimana otak kita bereaksi dan menentukan gerakan apa yang harus dilakukan hingga badan kita bergerak untuk melakukan pukulan.

3. Pergerakan Badan

Adalah waktu antara awal pergerakan otot hingga pergerakan badan menuju zona pukulan bola. Waktu pergerakan badan ini meliputi:

  • Penentuan grip akhir.
  • Pergerakan menuju zona pukulan.

Berikut ini adalah contoh dari rangkaian fase awal dalam pukulan tenis.

(Gambar dapat di click untuk memperbesar)

sampras.jpg

 

 

Foto-foto ini merupakan cuplikan pertandingan antara Pete Sampras melawan Petr Korda. Foto 1 memperlihatkan pada fase awal Sampras melakukan persiapan, relaksasi dan visualisasi terhadap posisi bola (lingkaran biru). Sebagai seorang profesional yang berpengalaman, Sampras melakukan antisipasi terhadap arah pukulan yang mungkin datang dengan bergerak ke arah backhand-nya. Sampras dapat melakukan ini berdasarkan posisi bola dan pengalaman menghadapi Korda itu sendiri seperti yang diperlihatkan pada Foto 2 dan 3.

sampras6.jpg

 

 

Selanjutnya pada foto 4, 5, dan 6, Sampras telah membaca pukulan tersebut dan badannya bereaksi setelah mendapatkan perintah dari otak terhadap bola yang datang. Di sini Sampras dalam hitungan sepersekian detik telah bergerak dengan cepat dan menentukan backhand grip untuk mengantisipasi pukulan Korda yang datang.

Rangkaian gambar tersebut dapat mewakilkan seluruh rangkaian peristiwa yang terjadi pada Fase Persiapan dalam melakukan pukulan Tenis. Selanjutnya akan dijelaskan mengenai Kinetika dari sebuah pukulan tenis atau Fase Pukulan dalam diagram anatomi pukulan tenis.

(To Be Continued)

Entry filed under: Tennis Tutorials. Tags: .

Teknik Dasar Bermain Tenis (Grip) Federer Lost? hip..hip..hooray..

1 Komentar Add your own

  • 1. ahmad sanuzi  |  Juli 17, 2008 pukul 1:41 pm

    mencari semua bahan berkaitan tenis
    bahan thesis tenis untuk panduan
    alat penialian tenis .kaedah dll

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Kalender

Agustus 2007
S S R K J S M
« Jul   Sep »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Isi Buku Tamu “TF”

Arsip Tenis Freak

RSS Berita-berita Tenis

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Tennis Freak Links

Tennis Quote

" I think about that sometimes - learning to play in a parking lot, stringing nets between cars. I learned to play by hitting against a brick wall, not a ball machine or other players. And my Father was my coach - teaching me from a twenty year-old book. When I hear people say that you can't make it in tennis if you don't have a lot of money, I know they're wrong. We didn't have much money. But I loved the sport and that was enough."

- Monica Seles -

Tennis Jokes

Q. What do you serve but never eat?
A. A Tennis ball.

Q. Why you should never fall in love with a tennis player?
A. To them ‘Love’ means nothing.

Q. Why are fish never good tennis players?
A. They don’t like getting close to the net.

Q. Why is tennis a noisy game?
A. Because each player raises a racket.

Poto-poto Flickr

Federer-Nadal 1

Federer-Nadal 2

Federer-Nadal 3

Federer-Nadal 9

Federer-Nadal 22

Federer-Nadal 21

Lebih Banyak Foto

Yang ngakses “TF”

Informasi pengunjung TF

Kontak kami @

or


Subscribe to my feed RSS

KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia





Tennis Blogs - Blog Catalog Blog Directory

Subscribe with Bloglines

TF Blog Statistik

  • 846,916 aces

Kampanye “TF”


%d blogger menyukai ini: