Liat bolanya dong!!!

September 25, 2007 at 1:26 pm 14 komentar

Loh, kok judulnya suruh liat bolanya??? Emang bolanya kenapa??? Hehe….
Bolanya ndak apa-apa, hanya saja seringkali kita mengabaikan si bola ini waktu memukul. Kenapa saya angkat tulisan ini adalah karena pentingnya bagi kita untuk dapat memukul yang benar hanya dengan konsentrasi melihat bola. Saya katakan melihat dan bukan memandang karena melihat memerlukan konsentrasi sedangkan memandang tidak.

Sekarang, pernahkah anda memukul bola namun sang bola mengenai frame/ rangka raket dan arah bola tidak seperti yang anda inginkan? Saya yakin seratus persen pernah. Tetapi seberapa sering? Kalau anda jarang sekali melakukan hal tersebut maka kemampuan anda untuk berkonsentrasi melihat bola tidak perlu diragukan lagi. Tetapi kalau anda sering kena frame, maka anda perlu membaca tulisan ini.
Di dunia tenis rekreasional, pemain lebih sering mendapatkan poin dari kesalahan atau memanfaatkan unforce error dari lawan. Berbeda dengan pemain pro yang menggaet poin dari pukulan-pukulan winner-nya. Jadi inti dari permainan tenis bagi pemula atau pemain rekreasional adalah KONSISTENSI. Semakin konsisten pukulan kita, maka semakin besar pula peluang kita untuk memenangkan permainan. Salah satu cara untuk dapat memukul bola dengan konsisten ya dengan konsentrasi melihat bola (tentu saja tanpa melupakan teknik loh….).

Saya berikan contoh ilustrasi dari seorang maestro tenis abad ini, Roger Federer, yang dikenal memiliki pukulan yang paling konsisten di tenis pro.

Di sini dapat kita liat bagaimana seorang Federer dalam memukul bola tak pernah melepaskan pandangannya pada bola. Bahkan hingga pukulannya telah selesai dan melakukan followthrough, pandangannya masih belum lepas pada posisi bola yang telah dipukul sebelumnya.

Lihatlah pada gambar di atas bagaimana seorang legenda tenis, Bjorn Borg, konsentrasi melihat bola sampai-sampai matanya juling hehe…

Sekarang saya coba paparkan trik-nya dalam melatih konsentrasi untuk melihat bola.

  • Jangan lepaskan pandangan anda pada bola sedikit pun. Lihat bola mulai dari bola menyentuh raket lawan anda.
  • Bola melambung di atas net dan usahakan anda dapat melihat bola ketika pertama kali bola memantul ke tanah. Jika anda sudah dapat melihat bola ketika pertama kali menyentuh tanah niscaya permainan anda meningkat. Mengapa?karena pada titik ini anda dapat melihat apakah bola masuk atau keluar dan anda dapat mengetahui ketinggian bola ketika memantul sehingga anda dapat memposisikan diri pada posisi yang pas untuk memukul. Satu lagi, ini penting untuk mengantisipasi bola yang terkadang memiliki efek spin yang seringkali menipu kita pada saat bola memantul.
  • Yang terakhir dan yang paling sulit adalah anda berkonsentrasi melihat bola pada saat raket kontak dengan bola. Cobalah kepala anda untuk tetap diam melihat posisi tersebut pada saat dan sepersekian detik setelah bola dipukul seperti yang dicontohkan oleh Federer pada gambar di atas. Sebenarnya teknik ini juga diadopsi oleh olahraga lain terutama yang menggunakan tongkat sebagai pemukul seperti baseball dan golf.

Jadi untuk dapat melakukan pukulan yang konsisten, latihlah konsentrasi dalam melihat bola seperti yang dijelaskan di atas. Saya yakin konsistensi dan persentasi pukulan anda masuk akan meningkat drastis.

Selamat mencoba…..!!!

Entry filed under: Tennis Tutorials. Tags: .

Peraturan permainan tenis Mengukur level permainan tenis anda

14 Komentar Add your own

  • 1. macanang  |  Oktober 1, 2007 pukul 4:07 am

    Mas Prasso, apa dengan konsentrasi ke bola bisa memperbaiki kualitas pukulan & gimana caranya menentukan arah pukulan sementara kita konsentrasi penuh ke arah bola..

    minta penjelasannya mas, makasih..

    Balas
  • 2. prasso  |  Oktober 1, 2007 pukul 9:00 am

    Kira-kira begini,
    Saya jadi ingat dulu waktu masih kecil baru pertama belajar tenis, hal yang pertama diajarkan adalah memegang grip. Lalu bagaimana tahapan memukul bola dengan cara shadowing (gerakan memukul tanpa bola) dan kemudian dilanjutkan dengan latihan mendribel bola memakai raket ke atas dan ke lantai hingga mencapai konsistensi. Inti dari latihan dribel tadi tidak lain adalah melatih mata kita untuk selalu memukul bola konsisten pada sweet spot (titik tengah raket). Kalau sudah konsisten dengan latihan ini, maka dilanjutkan dengan memukul bola yang dipantulkan statik di depan badan kita dan kemudian tahap selanjutnya adalah memukul dengan lawan di seberang net. Jadi sebenarnya latihan melihat bola justru merupakan tahap awal dari belajar tenis.

    Mengenai bagaimana kita menentukan arah pukulan, justru saya memandangnya terbalik mas Anang. Bagaimana kita bisa mengarahkan pukulan kita, sementara bola yang kita pukul sendiri sering meleset. Ini namanya reverse psychology, dengan kita bisa melihat bola, maka kualitas pukulan akan lebih baik dan anda justru lebih mudah mengarahkan bola.

    Semoga membantu Mas🙂

    Balas
  • 3. rifki  |  Oktober 1, 2007 pukul 10:01 am

    nice post bro ..

    Balas
  • 4. fiRZa  |  Oktober 4, 2007 pukul 3:57 pm

    ukuran raket ga pernah jadi pertimbangan kenapa sering kena frame ya?!… anyway, sometimes frame-hit can be a luck..

    Balas
  • 5. prasso  |  Oktober 4, 2007 pukul 4:55 pm

    Harusnya sih kalo kita konsen ukuran raket ga bakal menjadi masalah soalnya kita selalu mukul di sweetspot-nya kan?

    sometimes frame-hit can be a luck..

    Yeah…sometimes but not always…
    Jadi inget dulu ngelawan lu ama anton, bisa kalah cuman gara-gara lu beruntung kena frame beberapa kali tapi masuk lagi😦

    Balas
  • 6. Aree  |  November 21, 2007 pukul 8:14 pm

    Menanggapi macanang,

    Untuk ngarahin bola kita nggak perlu melihat sasarannya. Dimensi lapangan nggak berubah. Dengan pengalaman, pemain sudah bisa merasa dimana sasarannya relatif darimana dia berada (dan tentunya bagaimana cara mukul ke sana).

    Sedangkan bola itu variabel liar.. datang dengan berbagai kecepatan, ketinggian, belum lagi bisa belok-belok karena spin.. jadi lebih baik mata kita pakai untuk lihat bola dan menyempurnakan stroke kita.

    PS kadang kita bisa melirik sebelum datang bola, tapi itu lebih untuk memastikan di mana lawan kita berada daripada untuk melihat sasaran

    Balas
  • 7. Cov  |  Januari 20, 2008 pukul 9:26 pm

    Nice postt!!!
    Gue sering bgt kena frame, malah kadang gue bingung sendiri, 1 hari latian bisa kena frame terus, n saat itu gue pikir troublenya di swing speed dimana more power less precision.
    stlh baca postingan ini ya sepertinya artinya ya hari itu lagi ga konsen, lagi pikiran ato something sehingga ngeliat bola seklias2 ^^
    Juga menjawab kebingungan gue seberapa dalam kita harus melihat bola, ternyata pelototin terus ya ampe juling🙂 jd ga sabar buat latian selasa besok

    Balas
  • 8. prasso  |  Januari 22, 2008 pukul 8:01 am

    @Wawan
    Thanks bro…
    Iya saya juga kadang masih bermasalah sama konsentrasi. Sebisa mungkin sih jadi terbiasa seperti gambarnya Federer di atas.

    Balas
  • 9. Iwan  |  Maret 25, 2008 pukul 8:48 pm

    Thank’s to…….., besok kamis aku plototin deh bolanya
    mo nanya neh\
    kata pelatih aku, pukulan aku dah ok tapi belum da powernya
    and tiap kali aku nambah power sering error, or kena net
    tolong kasih tips ya…….
    trus klo service dengan power juga sering kena net atau error
    gemana neh om………………

    thank’s

    Balas
  • 10. eNz  |  Mei 6, 2008 pukul 8:37 am

    nice post!!
    but satu pertanyaan lagi?gmn ngilangin rasa minder kalo maen tenis selapangan dengan orang2 yg lebih jago..aku kebeneran emang baru2 belajar..rasa minder ini nganggu banget. mau konsentrasi mukul bola malah kena frame terus eugh jd malu..plis tipsnya.salam kenal

    Balas
  • 11. erikh  |  September 17, 2008 pukul 1:55 pm

    Mas Proso Yang baek.
    Saya nanya maslah gmn caranya me voly bola di depan net / di belakang coz voly sangat penting banget dalam bermaen ganda..tlng ya mas kasih tau gmn caranya yang benar…..kalau bisa sama gambarnya………
    sebelumnya terimakasih banyak

    Balas
  • 12. Pakonta  |  Maret 11, 2009 pukul 12:42 pm

    Mata selalu lihat bola datang.

    Itu memang harus selalu dilakukan di semua sport yg pake bola bergerak. Misalnya sepakbola, volley dll. Perhatikan saja di TV hehe . .

    Malah mata TIDAK sekedar melirik pada bola, melainkan MATA dan juga KEPALA harus ikut lurus memandangi bola datang (ini berhubungan dengan gerak biomekanika, supaya rotasi dari sumbu vertikal tubuh bisa maksimal / TORSI saat melakukan backswing dan forwardswing)

    Mata = ke bola
    Pikiran = ke arah tujuan
    feeling = ke raket

    Awas ketiganya jangan ketuker, swear !
    kalo selama ini ketuker tapi fine2 saja, artinya
    lawan anda selama ini lemah2 semua / masih level awal . . .

    Kalo udah tingkat PEMDA/ Nasional bisa jadi bulan2an di tengah lapangan . . . . Gw udah ngerasain sebelumnya 6-0 6-0

    sampai kemudian berbulan2 kemudian bisa melawan tie-break (walau kalah juga) setelah latihan “eye and head straight look into the ball”. Rumusnya bener banget . . .

    Balas
  • 13. squash racquet  |  September 24, 2010 pukul 2:03 pm

    dalam suatu permainan sangat dibutuhkan daya konsentrasi yang tinggi serta reflek yang baik dalam mengontrol bola, dengan latihan serta pengalaman yang banyak sangat dibutuhkan untuk menguasai arah bola.

    Balas
  • 14. Yohanes S  |  Oktober 29, 2010 pukul 8:21 pm

    Mas,klau serve yg benar bgmn ?

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Kalender

September 2007
S S R K J S M
« Agu   Okt »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930

Isi Buku Tamu “TF”

Arsip Tenis Freak

RSS Berita-berita Tenis

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Tennis Freak Links

Tennis Quote

" I think about that sometimes - learning to play in a parking lot, stringing nets between cars. I learned to play by hitting against a brick wall, not a ball machine or other players. And my Father was my coach - teaching me from a twenty year-old book. When I hear people say that you can't make it in tennis if you don't have a lot of money, I know they're wrong. We didn't have much money. But I loved the sport and that was enough."

- Monica Seles -

Tennis Jokes

Q. What do you serve but never eat?
A. A Tennis ball.

Q. Why you should never fall in love with a tennis player?
A. To them ‘Love’ means nothing.

Q. Why are fish never good tennis players?
A. They don’t like getting close to the net.

Q. Why is tennis a noisy game?
A. Because each player raises a racket.

Poto-poto Flickr

Federer-Nadal 1

Federer-Nadal 2

Federer-Nadal 3

Federer-Nadal 9

Federer-Nadal 22

Federer-Nadal 21

Lebih Banyak Foto

Yang ngakses “TF”

Informasi pengunjung TF

Kontak kami @

or


Subscribe to my feed RSS

KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia





Tennis Blogs - Blog Catalog Blog Directory

Subscribe with Bloglines

TF Blog Statistik

  • 846,916 aces

Kampanye “TF”


%d blogger menyukai ini: