Taktik bermain Single

November 20, 2007 at 12:00 pm 9 komentar

Terinspirasi setelah nonton Tennis Masters kemarin, saya ingin membahas sekilas tentang taktik dasar dalam bermain perorangan atau single yang banyak dipakai oleh pemain pro.

Servis dan Stroke

Jika kita perhatikan pada permainan tenis level tinggi yang menjadi pemegang kendali permainan adalah pemain yang memegang servis. Diharapkan bagi pemain yang servis dapat menempatkan servisnya secara akurat dan keras sehingga bola pengembalian lemah dan mendarat di dalam garis baseline kemudian dihabiskan dengan groundstroke menyilang yang mematikan. Berikut saya tampilkan taktik-taktik Servis dan Stroke yang umum digunakan.

tactic-11.jpg

Server melakukan servis dari deuce court yang menyilang dan melebar menjauhi pemain. Diharapkan penerima mengembalikan menyilang dan bola mendarat di depan garis baseline. Server maju ke dalam garis baseline dan memukul bola menyilang menjauhi lawan dengan backhand atau forehand inside out.

tactic-2.jpg

Atau di sisi ad court server melakukan servis menyilang dan melebar sehingga penerima mengembalikan dengan lemah di depan baseline dan server bisa melancarkan pukulan forehand menyilang yang mematikan.

Servis dan Voli

Taktik ini adalah yang paling sering digunakan oleh pemain Servis-Voli. Tujuannya tak lain untuk meminimalisasi sudut-sudut yang mungkin di kembalikan oleh penerima servis dan server maju untuk mematahkan pengembaliannya yang lemah. Berikut ditampilkan gambar taktik yang bisa diaplikasikan.

tactic-3.jpg

Dari sisi deuce court, server melepaskan servis keras ke arah tengah pada zona T. Servis ke tengah biasanya mempersempit sudut pengembalian. Bola yang dikembalikan diharapkan kembali ke tengah dan server bisa maju untuk melakukan voli menyilang atau lurus down the line.

tactic-41.jpg

Dari sisi ad court, server melepaskan servis keras menyilang sehingga penerima harus mengembalikannya dengan melebar. Dari sudut tersebut penerima tidak mempunyai banyak pilihan selain mengembalikan dengan menyilang. Diharapkan pengembaliannya lemah sehingga server bisa maju dan menutup sudut tersebut dengan voli menyilang.

Satu lagi taktik yang saya perhatikan adalah taktik sneak in after serve. Dunia pertenisan saat ini didominasi oleh pemain baseliner yang banyak memukul bola dari garis baseline. Namun untuk dapat mengendalikan permainan, pemain harus agresif dan maju ke depan garis baseline. Semakin kita maju, maka seharusnya semakin agresif pula pukulan kita dan banyak pilihan sudut-sudut yang dapat kita manfaatkan. Nah, taktik sneak in after serve ini biasanya pemain setelah melakukan servis maju satu atau dua langkah masuk ke depan garis baseline dan berharap pengembalian bola lemah sehingga bisa langsung dihabiskan dengan forehand atau backhand mematikan.

Untuk dapat melakukan teknik ini tentu saja kita harus memiliki servis yang keras dan akurat. Ini memang sudah biasa dilakukan oleh para pemain pro. Namun setidaknya bagi yang bukan pemain pro (seperti saya hehe…), beberapa kali memiliki kesempatan pada servis pertamanya yang keras dan menemukan situasi seperti di atas dapat memanfaatkan taktik seperti ini.

Semoga Bermanfaat😉

Entry filed under: Taktik, Tennis Tutorials. Tags: , , , .

Federer adalah The Best of The Best di Masters Cup Eksibisi Sampras vs Federer, Former vs World No. 1 Tennis Player

9 Komentar Add your own

  • 1. Aree  |  November 21, 2007 pukul 7:59 pm

    Well done! Comments:

    Serve melebar/menyilang justru lebih bread and butter play untuk serve and volley daripada untuk serve and stroke. Dengan wide serves:
    – Lapangan lawan yang terbuka besar (dari serve yang sukses) lebih efektif dihabisi pakai crosscourt volley daripada groundstroke. Jangan kasih waktu lawan recover!
    – Serve and volleyer lebih mudah nutup net daripada harus jaga sisi kiri dan kanan. Kalau bola datang dari samping, volleyer bisa pakai net yang lebih tinggi untuk melindungi down the line passing shot .
    – Kecepatan serve ke samping biasanya lebih rendah daripada heaters (servis lurus ke T), memberi waktu volleyer lebih untuk maju.

    Tapi ini textbook jaman dulu dari Arthur Ashe sampai Stefan Edberg. Pros jaman sekarang volleynya payah dibandingkan strokesnya, returns lebih bagus, makanya sekarang lebih banyak serve and stroke daripada serve dan volley

    Balas
  • 2. caplang™  |  November 21, 2007 pukul 8:05 pm

    *nyimak pelajaran*

    Balas
  • 3. rifki  |  November 22, 2007 pukul 8:08 am

    era2 serve and volley indah Edberg udah lewat.. tenis 90an lebih colorful dibanding tenis sekarang.. he2

    Balas
  • 4. prasso  |  November 22, 2007 pukul 1:52 pm

    Weits….thanks atas komentarnya Bung Aree.
    Memang idol gw deh kalo udah ngasih tutorial tentang tenis.
    Sayang ya sekarang ga bisa liat lagi pemain servis voli kayak Ronald Leonardi “yang terkenal” itu hehehehe….

    Balas
  • 5. Imam Mawardi  |  November 23, 2007 pukul 8:16 pm

    Kalau saya tidak tahu teknik. Main aja tak pernah

    Balas
  • 6. black  |  Desember 6, 2007 pukul 9:22 am

    thanks lah, gw jadi tw banyak teknik,
    kalah terus nih gw…
    gmana bang caranya biar agak lancar dikit maenya ya?

    Balas
  • 7. prasso  |  Desember 6, 2007 pukul 9:46 am

    @Imam Mawardi
    Pak Imam coba-coba aja maen tenis. Kalo sudah bisa pasti ketagihan nantinya🙂

    @black
    Caranya banyak latihan mukul bola. Bisa ditembok pukul-pukul sendiri ato bisa juga di lapangan tenis pake feeder ato pelatih tenis. InsyaAllah manjur mas😀

    Balas
    • 8. Deni  |  Juni 30, 2010 pukul 2:44 pm

      Ada yang tau ga beli feedernya dimana + Berapaan??

      Balas
  • 9. ronald  |  Juli 17, 2008 pukul 12:27 pm

    hahaha…. serve and volley by ronald leonardi?

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Kalender

November 2007
S S R K J S M
« Okt   Des »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  

Isi Buku Tamu “TF”

Arsip Tenis Freak

RSS Berita-berita Tenis

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Tennis Freak Links

Tennis Quote

" I think about that sometimes - learning to play in a parking lot, stringing nets between cars. I learned to play by hitting against a brick wall, not a ball machine or other players. And my Father was my coach - teaching me from a twenty year-old book. When I hear people say that you can't make it in tennis if you don't have a lot of money, I know they're wrong. We didn't have much money. But I loved the sport and that was enough."

- Monica Seles -

Tennis Jokes

Q. What do you serve but never eat?
A. A Tennis ball.

Q. Why you should never fall in love with a tennis player?
A. To them ‘Love’ means nothing.

Q. Why are fish never good tennis players?
A. They don’t like getting close to the net.

Q. Why is tennis a noisy game?
A. Because each player raises a racket.

Poto-poto Flickr

Federer-Nadal 1

Federer-Nadal 2

Federer-Nadal 3

Federer-Nadal 9

Federer-Nadal 22

Federer-Nadal 21

Lebih Banyak Foto

Yang ngakses “TF”

Informasi pengunjung TF

Kontak kami @

or


Subscribe to my feed RSS

KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia





Tennis Blogs - Blog Catalog Blog Directory

Subscribe with Bloglines

TF Blog Statistik

  • 846,927 aces

Kampanye “TF”


%d blogger menyukai ini: