Kemenangan Eropa Timur di Australian Open 2008

Januari 29, 2008 at 9:23 am 11 komentar

winners.jpg

Hari ini saya masih ingin membahas mengenai Aussie Open yang baru saja ditutup hari Ahad lalu. Judul di atas aromanya memang agak regional, Eropa Timur. Saya angkat ini setelah dua dutanya berhasil merebut turnamen Grand Slam pertama di tahun ini. Yang satu dari Rusia, Maria Sharapova dan satu lagi dari negara pecahan Yugoslavia, Serbia, yaitu Novak Djokovic.

Kita ngerti sendirilah kalau di bagian putri memang sebagian besar telah diinvasi oleh pemain dari Eropa Timur jadi kita telah terbiasa dengan petenis dari sana. Tetapi kalau di bagian putra, selama ini telinga kita belum terbiasa mendengar nama-nama dari sana. Jaman 80-90’an dulu ada Goran Ivanisevic atau Yevgeny Kavelnikov tapi nama-nama tersebut tidak pernah sampai ke posisi pemuncak alias numero uno di ATP.

Yang jelas saya saat ini masih melihatnya sebagai epik negara-negara Barat melawan Timur. Negara Barat adalah Friend, sementara negara Timur adalah Foe. Kita, bahkan saya, terkadang masih subjektif ketika menilai pemain-pemain dari sana. Di top ten ATP saat ini setidaknya ada 3 nama dari Eropa Timur, Djokovic, Davydenko dan Youzhny yang dikelilingi oleh pemain-pemain dari Barat sebut saja, Federer, Nadal, Gasquet, Roddick. Orang pun kalau ditanya mengidolai siapa, pasti akan lebih mudah menyebut nama-nama dari dari Barat. Selain secara objektif memang mereka jago, nama-nama tersebut juga lebih sering didengar telinga kita yang terbiasa dengan kebarat-baratan.

Salah satu buktinya saat final kemarin antara Djokovic versus Tsonga, para penonton disana lebih banyak yang menyoraki Tsonga. Entah itu karena Tsonga pemain muda yang sedang rising dan menjadi idola baru atau seperti yang saya sebut di atas, yaitu sentimen regional karena Tsonga dari Perancis sementara Djokovic dari Serbia. Simak saja komentar Djokovic setelah dia berhasil merebut Grand Slam yang saya kutip dari situs Australian Open:

Djokovic pointed out that he was aware he was not the favoured player to win the final, but jokingly forgave the crowd for barracking hard for Tsonga.

“I still love you guys, don’t worry,” he laughed.

Jadi menurut hemat saya, saat ini biasakanlah kuping anda dan diri anda membiasakan dengan nama-nama dari Eropa Timur yang biasanya diakhiri dengan ic, vic, ov, ova. Seperti Djokovic mungkin dia masih ada keturunan jawa, nama aslinya Djoko tapi karena tinggal di Serbia sana ya ditambah vic jadi Djokovic *GARING MODE ON*😀

Entry filed under: Berita tenis. Tags: , , , , , , .

Djokovic Jawara Australian Open 2008 Tennis Bloopers

11 Komentar Add your own

  • 1. ronald  |  Januari 29, 2008 pukul 9:41 am

    dan yang perlu dicatat juga pada semifinal australia terbuka ini, dari kedelapan semifinalis putra maupun putri, semuanya berasal dari eropa.3 serbia, czech, rusia, perancis, swiss, spanyol,

    Balas
  • 2. prasso  |  Januari 29, 2008 pukul 9:57 am

    Yep, Amerika sekarang lagi terpuruk di Grand Slam sepertinya. Roddick dan Blake masih blom bisa bicara banyak

    Balas
  • 3. caplang[dot]net  |  Januari 29, 2008 pukul 10:18 am

    nyebut namanya sering kesrimpet, mas

    Balas
  • 4. prasso  |  Januari 29, 2008 pukul 12:54 pm

    @caplang
    iya, nyebutnya aja udah males kan? gimana mo seneng hehehe….

    Balas
  • 5. rifki  |  Februari 1, 2008 pukul 9:36 am

    tennis emang udah dikuasai sama org2 eropa… dan beberapa pemain2 amerika latin juga mulai berbicara.. pemain2 amerika ke laut aja.. ga bakalan ada american yg menang Grand Slam kayaknya dalam beberapa tahun ke depan.. Roddick Blake ga punya mental juara gitu… (sok punya mental juara gini gw)….

    Balas
  • 6. sef  |  Februari 2, 2008 pukul 6:09 am

    Ralat mas, sebelumnya sudah ada pemain dari Eropa timur (Rusia) yang udah pernah jadi number uno, al: Yevgeny Kavelnicov dan Marat Safin.
    Yang saya heran skarang banyak pemain top yang berasal dari Eropa Timur padahal kondisi disana kurang mendukung, kayak Rusia yang punya empat musim (gmn latihannya klo pas musim salju) trus Serbia yang sempat terjadi perang saudara.
    Gimana dengan Indonesia?

    Balas
  • 7. ronald  |  Februari 2, 2008 pukul 12:09 pm

    hmmm…. saya tinggal di negara 4 musim mas sef. kl.lg winter gini ya maen “indoor”. ga ada masalah seh sm.latian tennis. saya tidak begitu tahu sebenarnya apa yg melahirkan pemain kaliber dunia. mungkin cukup kompleks. sebenarnya angie sangat ber-talenta namun cedera berkepanjangan membuat karirnya terseok seok / mungkin malah terhenti? tentang serbia, mereka semua dipoles di negara yg punya tradisi tennis kuat. djokovic dikirim ke german untuk berlatih, jankovic sejak umur 11 berada di amerika dan ivanovic juga berlatih di swiss.

    Balas
  • 8. prasso  |  Februari 5, 2008 pukul 7:24 pm

    @sef
    Yup bener juga. Mereka memang pernah jadi nomor 1 dunia walaupun gak terlalu lama bercokol disana. Thanks🙂

    Balas
  • 9. simBAR fedeRER  |  Februari 9, 2008 pukul 11:54 pm

    Nambahin aja….salah satu faktor mrk bisa berprestasi : kerja keras tekad kuat/motivasi dan ‘keadaan’. Keadaan, mksdnya mrk berasal dr keluarga/negara yg susah. Jd kalo mrk mau menaikkan taraf hdp mrk, tenis adlh salah satu jalannya dan hanya mrk sendiri yg bisa mewujudkannya dgn cr berlatih keras.
    Begitu pula yg terjadi pd petenis2 china, rusia dan pecahnnya…..sami mawon. (koq indonesia gak ya….)
    Tapi…kelihatan …begitu mrk sudah mendapatkannya (uang, prestasi, dll) dan sudah tidak susah lagi. Mrk mulai menurun prestasinya, mulai berkurang motivasi dan tekad untuk berlatih dan bertanding….contohnya, tjd pada petenis2 rusia….walaupun gak semua
    Yah, thinking positif…mungkin mrk capek…bekerja dan berlatih keras dr kecil…mrk ingin menikmati uang mrk dan hidup enak. Spt yg diimpikan waktu mrk kecil dulu..Ibaratnya:Toh hanya dengan mencapai quarterfinal jg sudah mdptkan uang dan cukup buat hidup (plus savings waktu mrk masih berjaya). Wajar memang….
    Tp..biasanya..setelah mrk ‘beristirahat’…ada masanya mrk tiba2 mempunyai motivasi baru untuk ‘kembali’….tentunya dengan motivasi baru…bukan untuk merubah nasib mrk lg….Kita tunggu aja…
    PS..smg Djokovic tidak seperti itu….

    Balas
  • 10. ronald  |  Februari 12, 2008 pukul 12:06 pm

    hehe…. indonesia ternyata bukan negara susah mas simbar. negara kaya raya tapi miskin lebih tepatnya. haha. hidup djokovic!

    Balas
  • 11. amir  |  April 4, 2011 pukul 4:35 pm

    indonesia memang negeri yang kaya, tapi miskin juara. Apalagi di tennis lapangan di cabang bulutangkis yang pernah berjaya tidak sanggup kita pertahankan. Tq.

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Kalender

Januari 2008
S S R K J S M
« Des   Feb »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Isi Buku Tamu “TF”

Arsip Tenis Freak

RSS Berita-berita Tenis

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Tennis Freak Links

Tennis Quote

" I think about that sometimes - learning to play in a parking lot, stringing nets between cars. I learned to play by hitting against a brick wall, not a ball machine or other players. And my Father was my coach - teaching me from a twenty year-old book. When I hear people say that you can't make it in tennis if you don't have a lot of money, I know they're wrong. We didn't have much money. But I loved the sport and that was enough."

- Monica Seles -

Tennis Jokes

Q. What do you serve but never eat?
A. A Tennis ball.

Q. Why you should never fall in love with a tennis player?
A. To them ‘Love’ means nothing.

Q. Why are fish never good tennis players?
A. They don’t like getting close to the net.

Q. Why is tennis a noisy game?
A. Because each player raises a racket.

Poto-poto Flickr

Federer-Nadal 1

Federer-Nadal 2

Federer-Nadal 3

Federer-Nadal 9

Federer-Nadal 22

Federer-Nadal 21

Lebih Banyak Foto

Yang ngakses “TF”

Informasi pengunjung TF

Kontak kami @

or


Subscribe to my feed RSS

KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia





Tennis Blogs - Blog Catalog Blog Directory

Subscribe with Bloglines

TF Blog Statistik

  • 846,916 aces

Kampanye “TF”


%d blogger menyukai ini: